KARS merupakan istilah bahasa Jerman yang diadopsi dari bahasa Slovenia yang berarti lahan gersang berbatu. Selanjutnya karst digunakan sebagai istilah untuk sebuah kawasan batu gamping (dolomite) yang mempunyai bentang alam dengan ciri khas sebagai akibat hasil proses pelarutan. Proses pelarutan tersebut membentuk suatu fenomena bentang alam yang sangat indah dan unik, dengan ciri terdapat bukit, goa dolina, dan sungai bawah tanah. Pembentukan karst memerlukan waktu jutaan tahun dan hingga saat ini masih berlangsung.

Kawasan Karst yang terdapat di segmen daerah bagian selatan Kabupaten Wonogiri, yang selanjutnya dinamakan Karst Wonogiri, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem Karst Gunung Sewu yang membentang antara Pantai Parangtritis di Kabupaten Bantul ( Daerah Istimewa Yogyakarta ) hingga Teluk Pacitan di Kabupaten Pacitan ( Jawa Timur).

Secara administratif, kawasan karst yang berada di wilayah Kabupaten Wonogiri ini terletak di sebagian besar Kecamatan Paranggupito, Giritontro, Pracimantoro, Giriwoyo, dan Kecamatan Eromoko. Luas keseluruhan Kawasan Karst sebesar 338,74 atau sekitar 18,6 % dari luas wilayah Kabupaten Wonogiri.

Bentangan karst di wilayah Kabupaten Wonogiri disusun oleh aneka bangun asal pelarutan yang melibatkan batu gamping. Gejala pelarutan (karstifikasi) itu berkembang di permukaan (exokarst) dan di bawah permukaan (endokarst).

0 Comments:

Posting Komentar

Maaf semua komentar kami moderasi. Budayakan komentar yang santun demi kenyamanan semua pembaca yang berkunjung ke blog ini. Salam Blogger ;-)